^ Ke Atas
 
HEADLINE:
2018-01-29 21:49:54 - SYUKURAN AKREDITASI <0> 2018-04-01 07:46:33 - PEMBUKAAN GELORASI 2018 <0> 2018-01-30 08:30:40 - PEMBANGUNAN TAMAN DAN KOLAM IKAN <0> 2018-09-22 11:01:00 - BUKA PUASA ASYURA 2018 <0> 2018-07-03 11:41:30 - SHALAT DHUHA BERSAMA <0>
 

BERITA FOTO

2019-01-14 : Study Tour Jogja

Anda berada di: Depan > PROFIL > SEJARAH
Sejarah
Diposting pada: 2014-03-24 16:15:38 | Hits : 792
 
Sindangbarang berasal dari bahasa sunda yakni sindang yang berarti singgah dan barang yang berarti benda. Maka dengan demikian, Sindangbarang dapat diartikan sebagai tempat persinggahan berbagai jenis barang atau benda.Kalau pun pada saat ini aktifitas masyarakat di Sindangbarang bisa dikatakan biasa-biasa saja, tetapi sebenarnya pemerintah daerah sedang terus berbenah diri guna menyongsong saat-saat yang penuh dengan tantangan. Salah satu langkah pemerintah daerah dalam menyongsong Sindangbarang Jalur Lintas Selatan (SJLS) yaitu dengan cara dibangunnya sarana pendidikan SMA Negeri 1 Sindangbarang.

SMA Negeri 1 Sindangbarang dibangun atas dasar realisasi dari SK Bupati Kepala Daerah Tingkat II Cianjur tahun 1981 (Ir. Arifin Yusup -red), yang menyatakan bahwa di wilayah V Sindangbarang harus diadakan sekolah umum tingkat atas. Dengan dasar itu maka muspika kecamatan Sindangbarang yang pada waktu itu ialah Bapak M. Sadam mengadakan SMA Persiapan Negeri yang menginduk ke SMA Negeri Sukanagara. SMA Persiapan Negeri 1 Sindangbarang berdiri dibawah pimpinan Drs. Dadang Wahidin atas dorongan dan dukungan dari peserta KKN Mahasiswa UNPAD dibawah pimpinan Drs. Koko Rosidin yang pada tahun pertama, sekolah ini dihuni oleh siswa sebanyak 200 orang hingga akhir tahun akhir tahun kedua. Namun bencana menimpa, dengan adanya gangguan mengenai hal pengindukan ke SMA Negeri Sukanagara sehingga menyebabkan pihak SMA bingung memikirkan ujian siswa. Mungkin Tuhan telah mengkodratkan bahwa di Sindangbarang harus berdiri suatu sekolahan. Ditengah-tengah bingungnya masalah ujian siswa kembali muspika di bawah pimpinan Bapak M. Sadam dibantu dengan tokoh masyarakat dan tokoh pendidikan lainnya dari mulai tingkat kabupaten sampai tingkat propinsi, bekerja sama berusaha untuk mempertahankan keberadaan SMA Sindangbarang. Akhirnya, dari hasil usaha mereka itu SMA Sindangbarang ini statusnya berubah menjadi SMA PGRI Sindangbarang, dibawah pimpinan Bapak Nanay Said.Tuhan memang Maha Pemurah, pada tahun 1983/1984 kembali status SMA PGRI Sindangbarang berubah menjadi SMA N. Sindangbarang  yang menginduk ke SMA N.1 Cianjur yang dipimpin oleh Bapak Drs.Maryono.

Pada tahun 1996/1997, SMA Negeri Sindangbarang yang menginduk ke SMA Negeri 1 Cianjur berubah status menjadi SMU Negeri 1 Sindangbarang. kembali menjadi SMAN 1 Sindangbarang.

SMA Negeri 1 Sindangbarang dibangun diatas lahan seluas  15.000 meter persegi yang dibeli dari Ibu Tati (alm) atas usaha masyarakat Sindangbarang, yang diprakarsai oleh bapak Camat M. Sadam.

SMA Negeri 1 Sindangbarang, terletak di Jalan Raya Timur Sindangbarang Cianjur 43272, sekitar 120 km ke arah selatan dari pusat kota Cianjur dengan jarak waktu tempuh selama 5 jam perjalanan kendaraan. Sekolah ini berada di wilayah pesisir pantai selatan dengan ketinggian 17 meter diatas permukaan laut. Walaupun letaknya terpencil dari pusat keramaian kota, namun SMA Negeri 1 Sindangbarang tidak kalah akan kualitas siswa siswinya. Hal ini terbukti dengan banyaknya siswa siswi SMA Negeri 1 Sindangbarang yang diterima oleh Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur PBUD, USMI dan PMDK.

Disamping itu,SMA Negeri 1 Sindangbarang telah banyak meraih segudang prestasi yang diantaranya sebagai berikut : Tahun 1984 Juara Hiking Rally Ambalan Sam Ratulangi SMA 2 Bandung.Tahun 1988, juara harapan lomba baca puisi di IKIP Bandung dalam rangka bulan bahasa, juara 1 volly ball puteri dan juara 1 Sepak bola piala Gudang Garam.Tahun 1989,juara 1 gayung bersambut guru dan siswa pada porseni tingkat kabupaten cianjur,dan juara 2 loncat tinggi.Tahun 1990, juara 2 gayung besambut guru dan siswa tingkat propinsi Jawa Barat dan kejuaraan porseni lainnya. Tahun 1991, Juara 1 sepak bola antar klub Sindangbarang, juara lomba pidato di SMA Negeri 3 Cianjur, juara lomba cepat tepat bidang P-4 tingkat kabupaten Cianjur dan tingkat wilayah II bogor. Tahun 1992,juara marathon HUT ABRI, juara volly ball HUT PGRI ke -47, mengikuti perwil BPMKC. Tahun 1993, mengikti kegiatan pra PW dan PW  perkemahan tingkat Jawa Barat di Bumi Perkemahan Batu Kasur. Tahun 1994, mengikuti kegiatan kemah bhakti masyarakat di Bumi Perkemahan Kwarran, serta kegiatan dalam rangka 17 Agustusan. Tahun 1996, juara 2 lomba upacara penaikan bendera tingkat kabupaten Cianjur. Tahun 1997, mengikuti kegiatan temu wicara dengan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Cianjur dalam rangka hari anak nasional, juara 2 lomba pidato bidang P-4 tingkat kabupaten Cianjur,mengikuti lomba cepat tepat bidang pendidikan agama tingkat Jawa Barat, 2015 juara 1 Debat Bahasa Indonesia tingkat Provinsi, dan masih banyak lagi prestasi dan aktivitas lainnya, seperti kunjungan/studi banding, karya wisata, studi lapangan dengan mengunjungi Balai Inseminasi Buatan, Balai Informasi Pertanian, Balitsa, LIPI dan berbagai objek lainnya.

Demikian selayang pandang tentang SMA Negeri 1 Sindangbarang. Bagi anda yang membutuhkan informasi lebih lengkap lagi tentang sekolah kami, silahkan datang ke alamat kami  SMA Negeri 1 Sindangbarang Jl. Raya Timur Sindangbarang Cianjur 43272, atau layangkan surat, Insya Allah akan kami balas dengan rasa senang hati.

 

 

Posting Lainnya:

« Kembali

MUTIARA HADIST
Para Dukun Mendapat Informasi Dari Jin :
"Telah Mengabarkan Kepada Kami Ali Bin Abdillah Dari Hisyam Bin Yusuf Dari Ma'mar Dari Az-Zuhri Dari Urwah Bin Zubeir Dari Aisyah R.a. Berkata, "Orang-orang Bertanya Kepada Rasulullah SAW Tentang Para Dukun," Beliau Bersabda, "Tidak Ada Apa-apanya." Para Sahabat Bertanya, "Wahai Rasulullah, Mereka Kadang-kadang Bisa Menceritakan Sesuatu Yang Benar Kepada Kami. Maka Rasulullah SAW Bersabda, "Kalimat Tersebut Berasal Dari Kebenaran Yang Dicuri Oleh Jin, Kemudian Dibisikkan Ke Telinga Para Walinya (dukun). Maka Para Dukun Tersebut Mencampurkan Kalimat Yang Benar Tersebut Dengan Seratus Kedustaan."